Novi Christiastuti Adiputri – detikNews John Kerry (AFP) New Delhi – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry akan berkunjung ke Paris, Prancis pekan ini. Kunjungan ini untuk menunjukkan solidaritas bagi korban serangan terorisme di Prancis. Dalam long march bersejarah yang digelar Minggu (11/1) di Paris yang diikuti para pemimpin dunia, AS hanya diwakili oleh Diplomat AS untuk Eropa, Wakil Menteri Luar Negeri AS Victoria Nuland dan Duta Besar AS untuk Prancis. Long march yang diikuti sekitar 3,7 juta orang tersebut menjadi pemberitaan dunia. Menlu Kerry yang kini tengah dalam kunjungan di India ini, menyebut banyaknya kritikan karena AS tidak diwakili oleh pejabat yang lebih senior. Seperti dilansir Reuters, Senin (12/1/2015), Menlu Kerry menyatakan dirinya akan berkunjung ke Paris pada Jumat (16/1) besok. “Tidak ada aksi teror, tidak ada dua orang dengan AK-47, tidak ada penyanderaan di supermarket, yang akan bisa mencegah mereka yang berkomitmen pada march kebebasan,” ucap Menlu Kerry. “Kami telah menawarkan dari awal, intel kami, penegak hukum kami dan seluruh upaya kami dan saya berpikiran bahwa ini seperti semacam keributan kecil,” imbuh Kerry menanggapi pertanyaan wartawan soal tidak hadirnya Presiden Barack Obama maupun dirinya dalam long march di Paris. Beberapa pemimpin dunia yang hadir dalam long march tersebut antara lain PM Inggris David Cameron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, PM Israel Benjamin Netanyahu, Raja dan Ratu Yordania dan Menlu Rusia Sergei Lavrov. Mereka berjalan kaki dari tempat bersejarah Place de la Republique ke Place de la Nation. Kerry menyatakan, hubungan AS dengan Prancis bukan diukur dari kejadian satu hari atau momen tertentu. “Melainkan terus berkelanjutan, hubungan jangka panjang yang mendalam, didasarkan pada kesamaan nilai dan terutama komitmen untuk berbagai kebebasan berekspresi,” tandasnya. Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di “Reportase Malam” pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

Halaman 1 dari 2
Foto: Suparno

Sidoarjo – Penemuan kitab suci Al Quran di rumah Anang Asriyanto (28) warga Desa Glagah Arum RT 12 RW 3 Porong, Sidoarjo, sempat membuat heran sekaligus takjub. Pemilik rumah menyebut Al Quran raksasa itu datang secara ghaib.

Takjub manakala kitab memiliki panjang 2 meter, lebar 2,40 meter, tebal 15 cm dan berat sekitar 1 kwintal ini tiba-tiba jatuh dan terdengar suara “Blek” dari kamar berukuran 3×3 meter. Tidak ada kerusakan sama sekali di kamar tersebut, lantaran lantainya hanya beralaskan karpet dan genting kamar juga utuh.

Heran dikarenakan, Al Quran yang ditemukan terbungkus kain hitam itu tiba-tiba ada di dalam kamar tersebut.

Dari pantauan detikcom, Senin (12/1/2015), rumah itu ada 3 kamar. Dan hanya satu ruang tamu dan teras rumah berukuran sekitar 3×4 meter yang digunakan untuk istighosah bersama.

“Sepertinya Al Quran ini datang secara ghaib,” kata pemilik rumah, Anang Asriyanto kepada wartawan di rumahnya.

Al Quran raksasa ditemukan saat sekitar 50 jamaah sedang menggelar istighosah, Selasa (2/21/2014). Saat berdoa, tiba-tiba terdengar suara “blek”. Karena masih melakukan doa bersama, para jamaah tidak menghiraukannya.

Namun saat selesai melakukan doa, para jamaah melakukan pencarian. Namun hasilnya nihil. Saat mengecek di tiap kamar, akhirnya di salah satu kamar berukuran 3×3 meter yang lantainya hanya dilengkapi karpet, terdapat seonggok benda yang dibungkus kain hitam.Next

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s